Home-Based Business Opportunity
Panduan Bisnis Online – Kredibel dan legitimate

NASIB BISNIS WARNET MENYUSUL WARTEL

Most common mobile keypad alphabet layout.

Sebelum ponsel sedemikian merakyat dalam tempo cukup singkat. Satu-satunya layanan komunikasi andalan publik adalah wartel. Sebelum menjamur wartel, telpon umum – entah dengan koin atau kartu – adalah sarana primadona berkomunikasi ria dengan teman dan sanak saudara serta handai taulan. Begitu investasi wartel menjadi terjangkau, menjamurlah bisnis wartel dan (entah ada kaitan yang disengaja atau tidak) sarana telepon umum koin untuk publik banyak yang rusak dan bahkan hilang! jadilah wartel primadona baru untuk berkomunikasi jarak jauh secara real time.

Kini banyak nasib wartel yang secara bisnis hidup segan mati ogah. Bukan karena hampir setiap jarak 50 meter ada wartel melainkan karena kini ponsel yang semakin murah dengan pulsa yang semakin maknyus (terlepas sinyal nyambung terus atau bolong-bolong). Selain itu jelas ponsel lebih praktis dan bisa telpon-telponan di bawah pohon (tidak dianjurkan naik pohon meski ada iklan yang modelnya makhluk jago naik pohon). Sehingga semakin banyak saja orang yang berponsel ria. Tidak ekslusif untuk bankir bangkotan, ponsel juga ada disaku tukang ojek Randublatung (benar nggak sih Vega tukul asli sini).

Ketika SMS mulai masuk pelosok-pelosok desa nusantara, video call menjadi pengalaman baru di kota-kota. Artinya perkembangan ponsel juga tidak terlepas dari peran serta operator telekomunikasi yang terus mengembangkan teknologinya. Paradigma baru di sini adalah komunikasi data yang lebih kaya dari sekedar komunikasi teks singkat (SMS) atau komunikasi suara (voice). Inilah teknologi yang secara bisnis akan menjadi sebuah ‘gong’ untuk bisnis Warnet. Dimana perangkat ponsel dan tarif pulsa semakin murah serta semakin terintegrasinya dengan wahana berinternet maka ia akan menjadi sebuah pilihan logis untuk konsumen yang semakin mobile dimasa mendatang (yang sebenarnya tidak lagi terlalu jauh).

Ponsel sekaligus modem, cukup dengan laptop atau UMPC maka berinternet semakin nyaman dan semakin leluasa. Kini tarif berlangganan unlimited-pun semakin hari semakin menarik hati. Warnet harus bersiap-siap menciptakan jawaban untuk tantangan baru ini. Jika tidak? sulit untuk ROI dalam tempo tiga tahun. Ayo…tiga tahun ke depan nasib Warnet jangan menyusul Wartel.

Toolbar Bisnis | digg story

Add to Technorati Favorites

Reblog this post [with Zemanta]

One Response to “NASIB BISNIS WARNET MENYUSUL WARTEL”

  1. Promosikan artikel anda di http://www.infogue.com. Telah tersedia widget shareGue dan pilihan widget lainnya serta nikmati fitur info cinema, Musikgue & game online untuk para netter Indonesia. Salam!
    http://peluang-bisnis.infogue.com/nasib_bisnis_warnet_menyusul_wartel


Leave a Reply