BISNIS SFI: KREDIBEL DAN LEGITIMATE

31 03 2008

Banyak peluang atau Business Opportunity di internet. Namun sedikit yang benar-benar kredibel dan legitimate. SFI adalah satu dari sedikit peluang bisnis yang kredibel, mudah, dan tanpa resiko. Perusahaan SFI didirikan oleh perusahaan pemasaran Carson Services, Inc yang memiliki pengalaman lebih dari dua dekade. Berdiri tahun 1985 di Nebraska, AS. Tahun 1998 SFI secara resmi diluncurkan. Bisnis SFI sukses melewati krisis dotcom tahun 2000-an. Hal ini sebagai bukti fundamental bisnis dari SFI cukup kuat dan tidak semata-mata muncul dengan web.

Saat ini bisnis SFI berkembang di 200 lebih negara dan memiliki ratusan ribu affiliate. Peluang bisnis SFI adalah peluang yang mudah diikuti dan GRATIS. Sistemnya telah didesain untuk siapa saja yang ingin menjadikan SFI bisnis yang menjanjikan. Seseorang yang bergabung dengan SFI tidak memiliki resiko apapun. Tidak ada kewajiban untuk mereka yang menjalankan bisnis SFI untuk memenuhi kualifikasi tertentu. Keanggotaannya gratis dan berlaku untuk selamanya. Siapapun bisa mempelajari dengan leluasa sistem dan bisnis yang ditawarkan oleh SFI.

Bagi yang buta sama sekali dengan bisnis online bisa memulai langkahnya di SFI. Inilah cara mudah untuk belajar sekaligus menghasilkan. Kredibel dan dimiliki oleh perusahaan real. Pemula akan mendapatkan training gratis serta web untuk promosi dan bahan-bahan marketing lain yang diperlukan secara gratis pula. Syarat yang diperlukan hanyalah alamat email yang valid. Bisnis SFI secara instant bisa langsung dijalankan.

SFI memiliki ratusan produk yang terdiri dari berbagai kategori. Selain itu SFI memiliki berbagai program opportunity untuk memaksimalkan bisnis affiliate. Setiap affiliate dalam SFI berada dalam struktur jaringan yang disebut SFI dengan Powerline. Artinya seluruh jaringan Affiliate dari seluruh dunia hanya menempati struktur jaringan tunggal. Tidak ada cabang atau cross-line di sini. Sehingga siapapun yang bergabung dengan SFI akan menempati posisi powerline yang masih kosong dibawahnya untuk seterusnya dan seterusnya. Setiap affiliate yang naik menjadi Executive Affiliate akan menempati posisi dalam powerline yang terkunci. Mereka sekaligus menerima bonus secara pasti per bulan dari share keseluruhan komisi penjualan atau belanja jaringan bisnis di jaringan bawahnya. Bonus ini dikenal dengan Executive Bonus.

Untuk mempelajari dan mengetahui kompensasi bonus menarik lainnya bisa ditemukan di halaman member setelah terlebih dulu mendaftar sebagai affiliate. No cost – No obligation – No risks.

Add to Technorati Favorites





BISNIS ONLINE: PROSPEK MAKIN MANTAP

29 03 2008

Disetujuinya Rancangan Undang-undang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE) oleh DPR (25/3) merupakan langkah maju yang menggembirakan. Upaya yang telat ini mendapat apresiasi masyarakat secara luas untuk beberapa isu yang berbeda. Sebagian lega dengan adanya rencana pemerintah untuk menutup akses pengguna internet ke situs-situs porno. Sebagian lagi gembira dengan adanya payung hukum untuk melindungi pengguna internet dari kejahatan di dunia maya (cybercrime).

Semoga langkah pemerintah ini memberikan sinyal yang kuat dan positif kepada dunia luar yang terlanjur memiliki stigma buruk terhadap Indonesia. Sehingga bangsa ini tidak lagi identik dengan fraud. Ini akan membawa atmosfer yang segar bagi masa depan bisnis online di tanah air. Paling tidak optimisme dunia bisnis secara umum akan bangkit kembali setelah trauma booming dotcom tahun 2000-an.

Mengenai masa depan bisnis online tidak sedikit pihak yang wait and see. Mereka masih belum yakin apakah internet – khususnya untuk Indonesia – benar-benar menjanjikan secara bisnis. Padahal secara empiris, jumlah pengguna internet maupun bisnis yang terkait (warnet) mulai tumbuh dimana-mana. Sementara itu komunitas blogger dan webmaster yang tidak alergi dengan internet marketing banyak yang sudah menikmati income dari internet. Mereka inilah yang kemudian cukup intuitif dalam menangkap peluang dari internet. Dengan adanya perkembangan mutakhir ini mereka akan semakin lebih pasti dalam menatap prospek bisnis online.

Add to Technorati Favorites





MAHALNYA IKUT BISNIS (MLM) ONLINE

28 03 2008

Setahun yang lalu. Secara tidak sengaja sebuah iklan di tabloid memancing saya untuk mengamati. Sebuah peluang bisnis MLM yang katanya dijalankan secara online. Perusahaan AS yang bebas hutang. Terdafatar di NASDAQ. Memiliki track record panjang. Telah berkembang di 13 negara. Mudah di ikuti oleh siapa saja dan dijalankan secara online. Tersedia panduan untuk pemula. Bisnis beroperasi 24 jam dalam 7 hari. Dapat dijalankan secara otomatis melalui web. Klaim-klaimnya sungguh menarik perhatian dan minat saya waktu itu. Saat berkesempatan online sayapun mengunjungi web-nya. Bukan web resmi dari perusahaannya, tetapi web promosi (replika) dari sebuah grup member MLM tersebut. Isinya? tentu saja sales letter atau apalah namanya. Saya akui juga web tersebut berhasil ‘memperdaya’ saya hingga akhirnya saya pun memutuskan untuk join. Padahal untuk ukuran saya tidak murah biayanya. 1/3 dari gaji per bulan saya waktu masih berstatus karyawan swasta.

Hari pertama menjadi member sudah terasa sedikit ketidaknyamanan. Gara-garanya, saya tidak menemukan kebenaran klaim bisnis yang katanya bisa dijalankan 100% secara online. Dari registrasi hingga order product dilakukan secara manual – by phone dan by fax. Apalagi ketika by phone saya menghubungi CS-nya. Sama-sekali jawaban yang diberikan sangat amatir di tambah suara background seperti orang rame sedang ngerumpi. Waduh ini ‘perusahaan global’ kok suasana kerjanya mirip seperti Kantor Catatan Sipil yang pernah saya datangi?

Saya tetap jalan dan terus melakukan promosi dengan gencar. Kurang dari 2 bulan saya memperoleh report downline yang cukup lumayan buat saya. Angkanya 200-an. Oh ya, fasilitas kantor online disediakan oleh perusahaan secara gratis tetapi dengan fasilitas yang amat terbatas. Paling banter melihat report pertumbuhan jaringan (tapi tidak detil juga). Untuk menggunakan fasilitas lainnya, kita harus keluar duit lagi yang terbilang tidak murah.

Meski klaimnya bisa dijalankan secara online dan bisnis tersedia secara global tapi prakteknya tidak sedemikian mudah. Jalannya seperti kita mau berangkat dari Jakarta ke Surabaya harus melewati Makasar (dan mampir sebentar di Tegal)! Bagi saya klaim bisnis global menjadi sesuatu yang berlebihan tidak benar.

Sementara promosi saya terus berjalan. Setiap bulan jumlah downline yang bergabung terus bertambah tapi tidak ada satu pun yang bisa kuyakinkan untuk segera menjalankan bisnisnya. Sepertinya mereka hanya cuma mau lihat-lihat saja. Sampai akhirnya membership saya hangus dan dinyatakan non aktif karena tidak memenuhi kualifikasi pembelajaan per bulan sebesar kurang-lebih Rp. 600 ribu!. Yaaahhh…capek deh

Ternyata peluang di atas masih kalah jika dibandingkan dengan bisnis SFI yang baru beberapa bulan aku tekuni ini. Perusahaan ini benar-benar real dan telah menjalankan bisnisnya sejak 1985. Tidak ada biaya apapun alias GRATIS. Membership tidak bakalan hangus (berlaku selamanya). Bisa 100% dijalankan online dan 100% dijalankan secara offline, atau 200% dijalankan kedua-duanya. Seabreg fasilitas online diberikan GRATIS lengkap dengap training dan materi pendukung. Benar-benar global dan mudah dijalankan. Garansi komisi per bulan! Rasanya saya tidak bisa berhenti untuk menulis segala kelebihannya di sini. Silahkan pelajari langsung dari web nya di sini. Andai lebih dulu mengenal peluang ini mungkin saya tidak tertarik dengan peluang yang ‘menjerat’ saya lewat iklan tabloid.





BISNIS SFI: AKUN PAYPAL INDONESIA DI TOLAK!

6 03 2008

Dunia bisnis online tanah air masih sumringah dengan berita bagus dari Paypal. Para Webmaster dan Blogger tanah air memiliki kesempatan yang sama dengan mereka yang ada di negara-negara lain yang lebih dulu menikmati Paypal dalam mendapatkan banyak peluang bisnis. Harus diakui banyak peluang bisnis yang legitimate dan kredibel menggunakan Paypal dibanding instrumen lainnya. Inilah mengapa kehadiran Paypal disambut gembira oleh berbagai pihak yang berkepentingan di tanah air.

Namun diterimanya Indonesia sebagai pengguna Paypal seperti pengguna lainnya di dunia, tidak serta merta menikmati kemudahan yang sama seperti mereka. Masalah ini bukan pada Paypal melainkan justru datang dari pihak di luar Paypal. Pihak ini masih sangat ‘alergi’ dengan pengguna dari Indonesia. Mereka seolah tidak melihat perkembangan positif dalam perilaku sebagian besar masyarakat online di Indonesia dalam urusan bisnis online. Bukti ini secara empirik tampak dalam diskusi-diskusi forum dan opini-opini blog. Namun, mungkin begitulah sebuah cela. Persepsi subjektif dan stigma buruk yang kuat akan menihilkan semua objektifitas sehat. Dan inilah yang menimpa pengguna Paypal Indonesia di dalam bisnis SFI (Strong Future International).

Paypal Indonesia di Tolak SFI

Mereka yang berasal dari Indonesia tidak bisa menggunakan Paypal untuk transaksi di SFI. Sehingga pengguna dari Indonesia tetap ‘dipaksa’ untuk menggunakan layanan lain (StratoCash) yang jatuhnya akan lebih mahal. Selain tidak instant dan mahal, pembedaan yang ‘tidak jelas’ ini membuat akun Paypal yang kita miliki menjadi useless. Kita masih di ‘remeh’-kan. Kita kalah telak dalam posisinya yang sederajat dengan negara lain dari daftar prioritas bisnis SFI. Negara baru seperti Timor-Leste bahkan lebih diutamakan dari Negeri ini yang berdasarkan informasi di SFI sendiri telah tercatat kurang lebih 18.000 orang Indonesia bergabung sebagai Affiliate.

Kita akui bahwa negeri ini pernah ‘berdosa’ besar dalam pergaulan bisnis online di internet. Akan tetapi harus diakui juga bahwa Negeri ini juga serius melakukan ‘tobat’-nya. Setahap demi setahap, baik dari masyarakat pengguna maupun pemerintah (Indonesia) telah menyiapkan berbagai hal untuk menjadikan internet sebagai lingkungan bisnis yang potensial. Inilah peluang yang membutuhkan tanggung-jawab profesional dan etika bisnis yang baik. Sehingga tampak sedikit demi sedikit perubahan nyata dalam cara pandang sebagian masyarakat kita dalam memanfaatkan peluang bisnis online. Profesional dan jujur. Kita menginginkan semua upaya ini juga harus di lihat. Kecuali mereka yang picik terpaku dengan kenangan-kenangan pahit masa lalu. Jika demikian, kita sama saja menghukum seseorang karena kesalahan masa lalunya saat ia masih bocah mencuri permen. Padahal mungkin saja perbuatan seperti itu tak pernah terpikirkan lagi olehnya.

Kini persoalannya adalah pada stigma. Tentu kita tak menginginkan stigma yang merugikan ini berkembang bak virus flu burung yang melintasi berbagai benua. Sehingga semua peluang bisnis online kembali memperoleh ‘legitimasi’ untuk diskriminasi. Mereka hanya menginginkan duit kita dan tak menginginkan kita mendapat manfaat maksimal dari bisnisnya. Sebab mereka juga sesungguhnya sangat memahami betul potensi bisnis online di negeri ini. Jumlah penduduk yang besar dan pasar yang masih lebar. Inilah bargaining-power kita, sehingga seharusnya kita mampu membela martabat bangsa ini dan tidak terus didikte pihak lain atau menerima pasrah penilaian asing terhadap kita.

SFI telah menolak penggunaan Paypal dari Indonesia. Dengan alasan klasik, FRAUD. Kita tidak menginginkan hal ini diikuti oleh perusahaan lain. Kita tidak bisa merubah keadaan lebih baik jika kita tak melakukan kampanye ‘pelawanan’. Di sini kita membutuhkan lebih dari apa yang sedang kita perbaiki dalam diri sendiri. Stigma tidak cukup dirubah melalui sikap perbaikan ke dalam, kita perlu melakukan sikap ke luar. Kampanye ofensif bahwa bangsa ini juga muak dengan FRAUD dan BISNIS SCAM. Saat ini ada 18.000 Affiliate yang berasal dari Indonesia bergabung dengan SFI. Kekuatan yang amat besar untuk bisa ‘TERIAK!!!’. (kok jadi emosi neh?)